Wamentan dan BRMP Jateng Tinjau PM AAS Grobogan : Perkuat Pertanian Modern
Grobogan – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet meninjau langsung lokasi penerapan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (03/11/26).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong percepatan modernisasi pertanian melalui penerapan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha tani. Di sana, Wamentan melihat secara langsung hamparan tanaman padi yang menjadi lokasi penerapan metode PM-AAS.
Menariknya, saat tanam di lokasi tersebut (11/09/26) melibatkan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi. Saat peninjauan, tanaman padi telah berumur sekitar 53 hari setelah tanam (HST). Keterlibatan Lapas Purwodadi menjadi bagian istimewa dalam penerapan PM-AAS di Grobogan.
Kolaborasi yang menunjukkan bahwa pengembangan sektor pertanian dapat melibatkan berbagai unsur masyarakat dan institusi. Selain sebagai sarana pembelajaran sekaligus pemberdayaan kegiatan bidang pertanian.
Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah turut mengambil peran penting dalam mendukung pengenalan dan pengaplikasian metode PM-AAS di wilayah Jawa Tengah. Kepala BRMP Jawa Tengah, Arif Surahman, turut mendampingi Wamentan baik saat peninjauan lapangan, juga, dalam diskusi pengembangan sistem pertanian modern.
Diskusi berlangsung antara Wamentan, BRMP Jawa Tengah, Bupati Grobogan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, penyuluh pertanian, serta para petani.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani semakin kuat dalam memperluas penerapan PM-AAS. Langkah bersama itu tentunya, demi mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang modern, efisien, dan berkelanjutan serta mendukung peningkatan produksi pangan nasional.